Tuesday, May 31, 2011
Taryono vs Jhon
Thursday, May 19, 2011
Visualisasi Televisi
Disebrang sana sebagian orang bernyanyi
Bergemuruh riuh dengan bunyi-bunyi
Lihat itu, para penari!
Lekuk tubuhnya illusi
Parasnya Frustasi
Ada juga yang berkelahi adu nyali
Menjemput pati
Apakah ini imajenasi?
Bukan, ini visualisasi sebuah televisi.
"manakala sendiri, bertemankan secangkir kopi"
Friday, May 6, 2011
Cara Kami merasa
Wednesday, May 4, 2011
Musik sebagai alat komunikasi
Thursday, April 28, 2011
Bincang riang
Wednesday, April 27, 2011
OASEM
Bincang bimbang
Remang
Hati yang bimbang
Berbincang
Tuhan, apakah nanti kuburanku terang?
Tuesday, April 26, 2011
Arumba
Tuesday, April 19, 2011
do'a tambahan sebelum akad nikah
seandainya malam ini ada teror bom,
jangan kau ijinkan mereka menaruh bom disini,
menghantam kepala kami"
(sebuah rancangan pidato kemenangan manakala saya akad nikah)
Sunday, April 17, 2011
Project sangkuriangan
Saturday, April 9, 2011
Tuesday, March 1, 2011
bukan mimpi part I
Disebuah ruangan sempit dan pengap Dani kesusahan untuk melepaskan tali yang mengikatnya. Tali yang mengikat dan melingkari tubuh kurusnya. Sesekali dia berteriak kesal dan meronta-ronta. Dia merasa tidak seharusnya ada diruangan yang sempit menyedihkan itu. Semakin dia meronta-ronta, semakin sadar kalau energinya akan habis percuma. Akhirnya dia menenangkan pikiran, terkulai lemas kemudian tertidur. Tidak terasa pagi pun tiba, matahari yang bagi kebanyakan orang berarti harapan tidak berarti baginya. Dia masih sadar betul kalau tali itu masih mengikat dan melingkarinya. Ikatannya kencang. Kencang sekali. Dani yang lemah dan kehausan hanya bisa berhalusinasi.
Dalam senyum terkembangnya, Dani memejamkan matanya. Dia melihat satu persatu orang-orang yang disayangi dan menyayanginya datang menghampiri dirinya ketika jas hitam elegan melekat ditubuhnya. Sesosok perempuan cantik datang menghampirinya, lalu memberikan kecupan lembut di pipi kirinya sambil berucap “Maaf, aku telat” kemudian perempuan cantik itu memberikan sekuntum bunga berwarna putih sambil melambaikan tangannya. Orang-orang yang menyayangi dan disayangi kemudian mendekati dan berkumpul mengelilinginya. Saat itu, Dani hanya bisa melihat dengan jelas kedua orang tuanya dan sosok perempuan itu yang meneteskan air matanya. Terdengar samar-samar isak tangis dan doa-doa di telinganya. Keadaan menjadi hening dan gelap.
Dani kemudian terbangun dari halusinasinya dan dia dikagetkan dari cahaya yang masuk dari atas atap. Perlahan dengan pasti cahaya itu membesar dan membuatnya silau dan semakin silau. Seorang anak kecil dengan pakaian serba putih menghampirinya. Kemudian sambil tersenyum dia membawa Dani masuk kearah cahaya itu. Tiba-tiba tali-tali yang mengikatnya seolah melepaskannya begitu saja. Anak kecil itu menuntun tangan kanannya dan membawanya pergi menuju cahaya itu. Dihadapannya, sungai-sungai mengalir indah. Burung-burung berterbangan. Sesekali dia melihat perempuan-perempuan cantik menari menggoda mengelilingi mereka berdua. Dani masih bingung. Dimana aku?. Dalam hati Dani, dani berucap “Tempat apa ini? Aku belum pernah melihat tempat sedamai dan seindah ini” Belum sempat dia mengucapkan apa yang dipikirannya, anak kecil tadi membalas ucapan Dani “Bukan kakak, ini bukan surga, ini adalah sisi lain dari masa lalumu”. Kamu lihat itu?” Kemudian Dani melihat kearah samping kanan. Dilihatnya keluarga harmonis. Dani merasa akrab betul apa yang dilihatnya. Dani merasa yakin itu adalah potret masa kecilnya. Masa kecil yang indah baginya. “Nanti kalau kamu sudah besar, kamu harus bisa menjadikan apa yang seharusnya terjadi dan bertindak benar karena itu benar” Ucap Ibunda Dani dan Ayahnya.
Dani kemudian meneteskan air matanya. Tak kuasa dia melihat masa kecilnya yang indah itu hanya menjadi masa lalu baginya. Ada kerinduan dalam dirinya. Kerinduan akan sesuatu yang pernah dialaminya dulu. Yang bisa ia lakukan hanyalah memejamkan mata.
Dani berusaha membuka matanya perlahan dan melihat sekeliling. Dia masih dalam keadaan terikat olah tali yang sama didalam ruangan yang sama. “Oh tidak, ternyata aku tadi berhalusinasi lagi”. Dengan sekuat tenaga Dani berusaha melepaskan tali yang mengikatnya. Dia pun berhasil. Dani yang baru saja terbagun dari tidur dan mimpinya, berusaha menjadikan impianya terwujud. Rasa malas yang membelenggunya selama ini, disingkirkan jauh-jauh dari kehidupannya. Dia harus bisa melihat orang tuanya tersenyum ketika dirinya di wisuda.
Saturday, January 22, 2011
Rindu Film
Film, adalah anugerah seni terbesar dalam peradaban manusia. Ucap joni (nicolas saputra) dalam film Janji Joni.
Mengutip kata Jean Cocteau, seorang pujangga dan filmmaker dari Perancis. “Film is Picture writing”. Membuat film itu bukan semata-mata mengurusi permasalahan teknis. Tapi ada hal lainnya yang memerlukan perhatian lebih. Yaitu menulis dan menyajikan kembali sebuah ilusi. Ilusi yang dituangkan kedalam sebuah naskah, harus benar-benar kaya akan data, imajinasi, wawasan yang luas dan kreatifitas yang baik. Sehingga, ketika itu disajikan kembali dalam bentuk medium film dengan teknis yang seadanya pun bisa tetap enak dinikmati penonton karena unsur reka percayanya tidak hilang karena telah dirangkai dengan baik.
Ketika film sudah jadi, sering kali bagi para pembuat film yang berbasis komunitas atau kampus yang saya temui, mereka dipertemukan dengan kendala lagi. “Film kami akan dikemanakan?” lebih kurang pertanyaan seperti itu yang muncul dibenak mereka. Menyambung kata penyajian kembali, saya lebih suka kalau film-film yang telah diproduksi itu tidak menjadi hiasan kamar. Tapi wajib dipertontonkan kepada khalayak, dimana pun itu tempatnya. Anggap saja itu adalah bentuk pertanggung jawaban atas sebuah kekaryaan yang merepresentasikan dari suatu keadaan.
Itulah sedikit tulisan mengenai film dari kacamata saya.
Thursday, January 20, 2011
pagi ini
orang itu mengambil white boardnya dan menulis: " gua tenggelam, Goblok!"
Monday, January 17, 2011
terima kasih Tuhan telah menciptakan gorengan
Sunday, January 16, 2011
Mangga Malam Mingguan#8

Saturday, January 15, 2011
Adzan Jum’at
cuaca pagi ini cerah. cerah sekali. hampir sulit dibedakan antara cerah dan panas. sebagian orang sudah meninggalkan rumanhnya untuk beraktifitas. tak terkecuali dengan uma. mantan narapidana yang baru keluar beberapa bulan itu terlihat sedang sibuk beres-beres masjid. sebentar lagi sholat jum’at akan dilaksanakan dimasjid itu. ketika uma sedang mengepel masjid, haji maman yang baru pulang nyawah datang menghampirinya.
“ma, yang bersih ya ngepel lantainya! biar nanti jamaah nyaman ketika melakukan ibadah shalat jum’atnya” seru pak haji sambil tersenyum kecil.
“siap pak haji, pasti kinclong…clong” balas uma dengan ekspresi wajah yang senang.
“yaudah, kalau begitu saya pulang dulu kerumah, mau siap-siap dulu. assalamualaikum!” sambil memegang cangkul, pak haji meninggalkan uma.
setengah jam kemudian, uma sudah ganti kostum. pun dengan pak haji. uma tampak gagah ketika duduk dibarisan paling depan. bersebelahan dengan haji maman.
“ma, nanti kamu adzan ya!” seru pa haji dengan suara yang pelan kepada uma.
“siap gan, eh ko gan sih. maksud saya siap ji” balas uma dengan senang. hari itu adalah hari pertama uma mengumandangkan adzan selama hidupnya.
“ji, yang bener aja masa si uma disuruh adzan?” sahut pak erte pelan kepada pak haji.
“ngga apa-apa pak te, ibadah itu tidak hanya sholat, zakat atau ngaji. memberi kesempatan orang lain untuk adzan, itu adalah ibadah” pak haji melanjutkan dzikirnya.
mendengar pembicaraan itu uma hanya melirik ke arah pak erte. dalam hati, uma berdoa kepada tuhan agar adzan pertamanya dilancarkan.
jam dinding menunjukan pukul 11.54. wib itu tandanya uma harus segera berdiri didepan microfon dan mengumandangkan ajakan-ajakan kemenangan.
“allohu akbar….allohu akbar”
“allohu akbar…..allohu akbar”
“eh ji, suara si uma bagus juga ya!” sahut pak erte
“percaya kan kamu sekarang te! kalau si uma bisa adzan, bagus lagi adzannya!”
mendengar perbincangan pelan antara pak haji dan pak erte, dengan spontan dia mengacaukan semuanya.
“gwaaaaaa gitttuuuuu jiiii” suara uma terdengar keras di spiker masjid.
“astagfirullohal adzim….” haji maman dan beberapa jemaah masjid kaget dengan perangai uma.
partner in crime? masyaalloh, angguuuunnn?
Awalnya:
Kartiwa Kara Bayanaka==>Anggun Harwibawati
soto apa yang rame?
Anggun Harwibawati : sotorak-sorak bergembira.. ah yang gue kemarin juga belum dijawab weee :P
Kartiwa Kara Bayanaka: bukan. jawabnya: sotory lab :D
Anggun Harwibawati : hahahaha :D sok yang gue dijawab.. apa beda bulan sama matahari?
Kartiwa Kara Bayanaka: ngga ada bedanya. keduanya sama-sama bulat.
Anggun Harwibawati : salah, yang bener: kalo bulan bisa ngomong, kalo matahari suka ngasih diskon :D
Kartiwa Kara Bayanaka: hmnnnn, udah ketebak....trus kalo supermen terbang dia kemana?
Anggun Harwibawati : :P ke atas belok ke pantai
Kartiwa Kara Bayanaka: bukan. tapi ke matahari. karena matahari lagi discount :p
Anggun Harwibawati : ah itu juga udah ketebak, cuma gue baik aja ga bilang-bilang :P lagi dimana sih ini? kok storylab- er pada barengan update statusnya
Kartiwa Kara Bayanaka: lagi di story lab...
Anggun Harwibawati : oia bener juga...
Kartiwa Kara Bayanaka : apa persamaan newton, cleopatra, alexander the great dan udin?
Anggun Harwibawati : sama-sama ke mck kalo kebelet
Kartiwa Kara Bayanaka : bukan. sama-sama ngga punya bb, heheheh...
Anggun Harwibawati : hahaha maksaaa :P nih kapan bumi bakal meledak?
Kartiwa Kara Bayanaka : pas matahari lagi banyak dan buka cabang dimana-mana...
Anggun Harwibawati : bukaaan gila itu jawabannya gak modern banget :P yang bener: kalo huruf "i" nya dibuang
hehe
Kartiwa Kara Bayanaka : kapan bumi dipeluk si ayah?
Anggun Harwibawati : kalo pakmi udah pulang kerja
Kartiwa Kara Bayanaka : bukaaaaannnn tau, jawabannya kalo huruf 'b' nya dibuang, hehehehe...
Anggun Harwibawati : hehehe kenapa superman pake baju lambangnya S?
Kartiwa Kara Bayanaka : soalnya hurup b sudah dipake bobo
Anggun Harwibawati : bukan, soalnya kalo pake M atau L kegedean :P
Kartiwa Kara Bayanaka : ya...ya...ya...kenapa superman terbang?
Anggun Harwibawati : soalnya kalo diaduk pasir jadinya seman (semen) hehehe
Kartiwa Kara Bayanaka : bukan, jawabannya kalo dia nyetir mobil dia jadi supirman :D
dan akhirnya, ini dia tebakan pamungkas dari anggun? kita tunggu di coment dibawah ini, hehehehe.....
mahasiswa ko gitu! ngik ah!
"seribu saja.....seribu saja....tetehnya cantik....
seribu saja....seribu saja....aa-nya ganteng...."
riuh suara muda-mudi bermodalkan tepok tangan dan guitar fals menambah suasana bising jalanan ir. haji juanda kala sabtu malam. bising. rasa-rasanya saya kecewa dengan mereka. mahasiswa ko ngga kreatif!
coba bayangkan, jauh-jauh dari berbagai kota dipelosok negeri ini mereka hanya melakukan hal konyol seperti itu.
hei, tahukah kalian? dengan mencari dana seperti itu, kalian tampak idiot di hadapan saya! tak hanya itu, kalian juga berisik! tidak kalah berisik dengan knalpot motor bobokan! kalian juga membuat jalanan ini macet! dan kalian juga telah meminimalisir penghasilan seniman jalanan!
ah, seandainya mereka lebih kreatif sedikit, mungkin tidak hanya 80 ribu yang kalian dapat, kalian bisa saja mendapatkan 1,5 juta semalam.
(dago, 11 desember 2010)